1. MODEL-MODEL PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Menurut Sondang P. Siagian seperti yang dikutip oleh GK. Manila , terdapat empat model pengambilan keputusan yaitu :
a. MODEL OPTIMASI : pengambilan keputuan dalam rangka memperoleh hasil yang dicapai serta tidak lepas dari keterbatasan sumber daya yang ada. model ini didaarkan pada kriteria maksimum, probabilitas, maupun manfaat.
b. MODEL SATISFYING : Pengambilan keputusan tidak semata-mata hanya melalui pendekatan prosedur rasionalitas dan logika tetapi pada realitas, sehingga pengambil keputusan merasa puas dan bangga apabila keutusan yang diambil membuahkan hasil yang memadai.
Menurut Sondang P. Siagian seperti yang dikutip oleh GK. Manila , terdapat empat model pengambilan keputusan yaitu :
a. MODEL OPTIMASI : pengambilan keputuan dalam rangka memperoleh hasil yang dicapai serta tidak lepas dari keterbatasan sumber daya yang ada. model ini didaarkan pada kriteria maksimum, probabilitas, maupun manfaat.
b. MODEL SATISFYING : Pengambilan keputusan tidak semata-mata hanya melalui pendekatan prosedur rasionalitas dan logika tetapi pada realitas, sehingga pengambil keputusan merasa puas dan bangga apabila keutusan yang diambil membuahkan hasil yang memadai.
c. MODEL MIXED SCANNING : Pengambilan keputusan yang menggabungkan antara pendekatan rasionalitas yang tinggi dengan pendekatan pragmatis.
d. MODEL HEURISTIC : Pengambilan keputusan yang didasarkan pada konsep-konsep yang dimiliki oleh pengambil keputusan yaitu didasarkan pada pandangannya sendiri mengenai suatu masalah yang dihadapi.
Sedangkan BEDJO SISWANTO dalam bukunya Manajemen Modern mengatakan terdapat dua model pengambilan keputusan yang sering terdapat dalam organisasi , yaitu :
a. MODEL NORMATIF : Sebuah model pengambilan keputusan mengejawantahkan manajer tentang pengangguran keuangan.
b. MODEL DESKRIPTIF : Model engambilan keputusan yang menjelaskan perilaku konkret dan model ini telah dikembangkan oleh para ilmuan perilaku.
b. MODEL DESKRIPTIF : Model engambilan keputusan yang menjelaskan perilaku konkret dan model ini telah dikembangkan oleh para ilmuan perilaku.